#kajianWA : Dampak redenominasi di tahun 2014 | oleh @mbayuwardiansah
Sebenernya ketika dilakukan redenominasi diharapkan tidak ada kenaikan yg signifikan pada harga2 utamanya bahan pokok.
Misal BBM (yg sangat sensitif) kalo sekarang naik 500 per liter dampaknya udah tinggi imbasnya pada produk lain. Jika redenominasi akan terasa "hanya" naik 0.5 rupiah. Dan itu akan sedikit imbasnya pada harga lain. Karena "dianggap" kecil. Jadi ada efek psikologis.
Karena di luar negeri misal harga BBM fluktuatif 0.5 dollar atau ringgit tidak terlalu berpengaruh utk serta merta menaikan harga2 lain
Walau perlu timing yang tepat kapan pemerintah menerapkannya. Kalau salah timing dan sosialisasinya justru jadi lebih tinggi inflasinya seperti di zimbabwe.
Untuj kasus zimbabwe memang termasuk parah sekali. Bahkan nilai 1 US Dollar bisa menembus 100000000000000000 ( lupa nolnya berapa, banyak sekali) bahkan di money changernya wartawan menukar uang 100 US Dollar uang zimbabwenya sudah hitungan kiloan saking malasnya karyawan menghitung nominalnya.
Karena itu mata uang yang dipilih oleh islam adalah Emas dan Perak yang memiliki nilai lebih stabil.(Dinar dan Dirham). Harga Emas di seluruh dunia sama. Tidak ada perbedaan yang mencolok. Dalam takaran karat yang sama.
Dinar dan Dirham sendiri bukan produk asli Pemerintahan Khilafah. Tetapi dari Persia dan Romawi.
Keutamaan lain dari emas dan perak. Ketika emas dab perak terpotong pun masih memiliki nilai. Berbeda dengan uang kertas ketika sobek dan sobekan sebelahnya hilang. Ia menjadi kertas biasa.
ALlahu'alam. redenominasinya ini jd kajian hari ini ya 'afwan

0 komentar:
Post a Comment